Tidak Menyerah Menjadi Diri Sendiri Dengan ASUS VivoBook S14 S433

Satu Dekade Yang Lalu

Ketika itu saya adalah seorang anak desa yang baru saja masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Disinilah saya bersinggungan pertama kali dengan dunia IT. Beberapa tahun kemudian saya semakin dalam mengenal dunia komputer dan internet. Ternyata banyak sekali hal yang bisa saya pelajari melalui internet ini. 

Awal pertama masuk SMK TKJ dan mengenal dunia komputer beserta internet

Sampai tibalah saat materi desain web pada pembahasan blog. Entah kenapa saya tertarik untuk lebih mendalaminya. Mungkin karena saya pikir membangun website sendiri lebih sulit dan ribet daripada membangun sebuah blog yang desain dan templatenya telah disediakan oleh pihak ketiga.

Saat itu terfikir untuk mengisi blog dengan cerita perjalanan dan kunjungan ke tempat-tempat menarik (traveling). Saya berencana nge-blog di laboratorium komputer TKJ saat jam kosong atau perpustakaan sekolah saat jam istirahat karena tidak memiliki PC ataupun laptop pribadi. Sedangkan untuk dokumentasi dengan percaya dirinya saya berfikir bisa menggunakan kamera VGA bawaan handphone, bekas kepunyaan teman yang secara cuma-cuma dipasrahkannya karena sudah hampir menjadi telepon rumah akibat baterai drop dan harus colok daya sesering mungkin.

Belum sampai terealisasi saya sudah benar-benar kesusahan. Tenyata sulit mewujudkan sesuatu keinginan tanpa dukungan perangkat dan teknologi yang mumpuni. Padahal saya merasa inilah sesuatu yang saya sukai, sesuatu yang saya akan senang menghabiskan waktu untuk melakukannya. Saya merasa inilah diri saya. Beberapa tahun kemudian benar saja, virus traveling menjalar ke mana-mana. Mulai bermunculan content creator yang banyak mengekspose tempat-tempat menarik. Tentu saja dibalut dengan kemasan yang menarik. Hal tersebut erat hubungannya dengan perangkat dan  teknologi yang mumpuni (minimal cukup) sehingga benar-benar memanjakan bukan hanya end-user yang mendapat sajian sangat menarik tetapi juga creator yang sangat dimudahkan dalam proses produksinya. 

Andai saja waktu itu saya memiliki dukungan perangkat dan teknologi yang mumpuni, mungkin saat ini sudah dapat menikmati beberapa konten tentang banyak tempat ataupun momen perjalanan dengan kemasan menarik sehingga bisa dijadikan pengingat yang otak ini tentu tak akan mampu menampung seluruhnya. Tapi Alhamdulillah, salalu bersyukur untuk hal-hal yang saya inginkan tapi tidak terjadi. Mungkin Yang Maha Kuasa mempunyai rencana lain yang lebih indah.

Saat Ini

Tak mau menyerah begitu saja, baru-baru ini tepatnya beberapa tahun kebelakang, saya mulai kembali meniti jalan kepada hal yang saya sukai sejak dulu. Menjadi diri saya yang sebenarnya. Seiring dengan pekerjaan yang alhamdulillah bisa memenuhi kebutuhan primer, saya mulai menabung dan merancang apa saja sih pendukung yang sebenarnya bisa dipakai untuk menghidupkan kembali keinginan masa lalu saya tersebut baik dari segi skill maupun tools.

Saya mulai dengan kembali menulis di blog. Belajar lagi tentang blog desain dan teman-temannya. Merubah blog menjadi Top Level Domain (TLD) agar nama blog lebih menarik dan terlihat profesional. Hingga membeli peralatan penunjang untuk menghasilkan konten yang minimal bisa menjadi pengingat perjalanan saya. Saya mulai dengan membeli sebuah kamera yang cukup mumpuni (Mirorless APS-C, 24 MP, 60 fps) untuk menghasilkan gambar maupun video berkualitas. Yah walaupun beberapa konten juga saya buat dari jepretan kamera handphone. Sepaket dengan kamera, saya mulai melengkapinya dengan beberpa perangkat penunjang seperti tripod, mic, flash, dan lain sebagainya. 

Meniti jalan kembali keinginan masa SMK yang pernah tertunda

Tentu saya membutuhkan sebuah perangkat lagi untuk mendukung kinerja kamera dalam hal processing gambar atau video. Hasil dari kamera mirorless maupun handphone diolah sedemikian rupa dan dikemas menjadi lebih baik. Sebuah komputer, tentunya dengan spesifikasi yang mumpuni dan dapat dipacu sedemikian rupa untuk full-processing dengan hasil yang maksimal.

Memilih Sebuah Laptop

Bicara komputer, saya lebih memilih varian laptop daripada PC. Tingkat mobilitas yang tinggi dan mengharuskan saya berpindah-pindah lokasi untuk membuat sebuah konten menjadi faktor yang mempengaruhinya. Dengan mobilitas perangkat yang tinggi juga tentu akan mendukung saya kepada kecepatan olah materi untuk merancang dan menghasilkan sebuah konten. Mungkin pilihan saya akan jatuh pada laptop ASUS yang telah menghadirkan tipe VivoBook yang paling trendy dengan performa terbaik dan hadir dengan prosesor Intel Core 10th generation yaitu, "ASUS VivoBook S14 S433". Kenapa begitu, saya mulai dengan apa-apa saja hal yang perlu diperhatikan dalam memilih sebuah laptop dan inilah pendapat saya. 

      Desain Laptop

Sudah tentu saya akan melirik laptop dengan desain yang menarik. Stylish dan trendy ditambah body yang ramping dengan desain yang kekinian adalah kesukaan saya. Memiliki aksen warna yang tajam dengan minim dekorasi serta desain yang memungkinkan saya melakukan kostumisasi sendiri sudah pasti akan sulit untuk saya ditolak. Keinginan saya ini seperti secara menyeluruh tertuang dalam desain laptop ASUS VivoBook S14 S433.


Laptop ini terlihat sangat sederhana dengan hanya terdapat tulisan "ASUS VivoBook" di bagian belakangnya yang ditempatkan di sisi samping. Hal ini membuat bagian belakangnya memiliki ruang kosong yang dapat dikostumisasi sendiri. Salah satunya stiker dengan desain eksklusif di paket penjualan produk yang merupakan kerjasama dengan Muchlis Fachri (Muklay). Stiker ini memberikan alternatif kostumisasi yang keren pada laptop.


ASUS VivoBook ini hadir dalam 4 pilihan warna yaitu Indie Black, Gaia Green, Dreamy Silver dan Resolute Red. Saya tentunya akan memilih Indie Black karena basicly suka sekali warna hitam dan sedikit banyak merepresentasikan diri sebagai anak muda yang independen dan bertanggung jawab terhadap situasi apapun. Dengan pilihan warna Indie Black ini, laptop menjadi terasa sangat personal bagi saya.

      Ukuran Laptop

Ukuran menjadi hal yang penting dalam pertimbangan saya selanjutnya saat memilih laptop. Untuk menunjang kegiatan traveling saya dalam rangka menyusun sebuah konten, laptop dengan bodi yang sangat tipis dan ringan seperti ASUS VivoBook S14 S433 yang bobotnya hanya 1.4 kg dan ketebalannya hanya 15.9 mm ini sungguh mengesankan. Ramah untuk berbagai tempat dengan peralatan lain penunjang kegiatan traveling saya.

      Kualitas Layar

Layar merupakan hal yang berkaitan dengan ukuran laptop. Dengan teknologi NanoEdge Display laptop 14 inch dengan resolusi 1920 x 1080 px ini akan membuatnya lebih ringkas dan memiliki bodi yang lebih mungil. Teknologi ini memberikan pengalaman layar dengan bezel yang tipis dan ratio screen-to-body yang cukup besar hingga 85% sehingga layar terlihat lebih lega. 


Layar IPS Full HD, dipadu teknologi NanoEdge Display, dengan sudut pandang lebar hingga 178 derajat, ditambah layar yang telah mampu mereproduksi warna pada color space sRGB hingga 100%, sudah pasti sangat cocok untuk saya. Menampilkan foto ataupun video dengan warna yang tajam dan konsisten menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi oleh perangkat yang saya gunakan dan tentu tidaklah sulit dilakukan oleh laptop yang satu ini. Kualitas layar seperti ini akan mampu memberikan kesan yang baik untuk kebutuhan fotografi dan videografi sebagai seorang content creator.

      Prosessor Sesuai Kebutuhan

Dapur pacu menjadi prioritas utama saya dalam memilih laptop untuk kebutuhan konten. Tentu saya sangat berharap pekerjaan multimedia yang multitasking dapat ditangani dengan lancar tanpa lag oleh laptop yang saya gunakan. Dan nampaknya saya tak perlu terlalu khawatir, karena notebook berukuran 14 inch ini menggunakan prosesor 10th Gen Intel Core yang hemat daya dengan dukungan fitur premium seperti fingerprint sensor, teknologi fast charging, serta backlit keyboard. Hal tersebut tentu menjanjikan kekuatan proses ngebut dengan dukungan fitur lainnya yang tak hanya mumpuni tapi siap memanjakan saya.


Tak kalah penting untuk memproses pekerjaan multimedia yang kompleks, selain prosessor yang tangguh, performa grafis yang mumpuni juga perlu saya perhatikan. Beruntungnya dengan dukungan chip grafis NVIDIA GeForce MX250 yang memiliki performa cukup kencang bahkan untuk bermain game esport dan kasual, nampaknya saya masih bisa mempercayakan urusan multimedia pada laptop ini. Apalagi untuk kebutuhan editing, kekuatan grafis sangat diperlukan untuk proses dan hasil maksimal selama proses editing.

Hasil pengujian menggunakan Cinebench R20 dan PCMark 10,
ASUS VivoBook S14 S433 dengan prosesor Intel Core i5-10210U

      Jenis dan Ukuran Penyimpanan

Media penyimpanan memiliki peranan yang penting dalam dukungan kecepatan performa sebuah laptop. Untuk kekuatan yang mumpuni sesuai yang saya inginkan ASUS VivoBook S14 S433 menggunakan PCIe SSD berkapasitas 512 GB. Yang saya tahu bahwa dukungan SSD (Solid State Drive) akan lebih cepat dalam hal memproses data dibandingkan HDD (Harddisk Drive). Konsekuensinya tentu pada harga dari komponen tersebut yang sudah pasti lebih mahal. Sederhaananya jika menginginkan dukungan kecepatan saya akan memilih SSD, sedangkan untuk dukungan kapasitas pilihan akan jatuh kepada HDD.

Hasil pengujian performa SSD laptop ASUS Vivobook S14 S433

Dengan adanya SSD ditambah kapasitasnya cukup besar yang dimiliki laptop ini, tentunya urusan penyimpanan data-data primer dan dukungan proses tak akan mengalami kendala berarti. SSD yang digunakan pada laptop ini pun adalah SSD khusus dari Intel yang dilengkapi Optane Memory sebesar 32 MB yaitu teknologi eksklusif Intel yang memanfaatkan memori tambahan sebagai cache. Dengan adanya cache, SSD mampu mengakses data yang sering diakses secara lebih cepat. Hal ini tentunya akan berdampak pada kecepatan pemrosesan data secara menyeluruh.

      Daya Tahan Baterai

Baterai merupakan hal yang penting untuk saya yang sering berkegiatan luar. Dibekali kapasitas baterai 50 Wh yang lebih besar dibanding laptop sekelasnya dengan dukungan  prosesor Intel Core 10th Gen yang hemat daya, ASUS VivoBook S14 S433 mampu bertahan selama 12 jam saat diuji menggunakan PCMark 10 Battery pada mode Modern Office. Dari semua kelebihan performa laptop ini, performa baterainya adalah yang terbaik.


Tentu saja dengan baterai yang tahan lama saya dapat dengan tenang memikirkan proses pembuatan konten tanpa was-was dengan colokan daya. Dimanapun dan kapanpun saya bisa memaksimalkan laptop ini untuk bekerja karena baterai yang dapat bertahan seharian.

      Keyboard Laptop

Selain performa, kenyamanan keyboard juga menjadi perhatian saya. Sebagai conter creator saya akan sering sekali berhadapan dengan kegiatan ketik-mengetik. Maka dari itu kenyamanan dari fitur yang baik dari latop akan sangat membatu dalam menyelesaikan pekerjaan saya.

Keyboard laptop ini sepertinya akan sangat cocok dengan kegiatan saya. Didesain secara ergonomis, kokoh, dan konstruksi satu bagian yang memiliki fitur spill resistant (tahan tumpahan atau percikan air), serta memiliki key travel atau jarak antar tombol yaitu 1.4 mm. Ditambah fitur backlit keyboard dari laptop ini yang memungkinkan saya tetap bekerja walaupun di tempat gelap sekalipun.


Selain itu salah satu keunikan sekaligus menjadi kemewahan tersendiri dari laptop ini adalah tombol enternya yang memiliki color-blocking kuning. Desain ini memunculkan kesan esklusif saat pertama kali membuka laptop untuk digunakan. Menambah percaya diri dan semangat dalam berkarya.

      Kualitas Audio

Kualitas audio penting untuk sebuah laptop. Apalagi dengan peruntukannya pengolahan video seperti saya. Tentu membutuhkan dukungan kualitas suara yang baik agar hasil lebih maksimal. ASUS VivoBook S14 S433 ini dilengkapi dengan audio dari Harman Kardon yang tentu berkualitas dan bukan ecek-ecek. Kualitas audio yang dihasilkan sebuah laptop, selama proses editing misalnya akan memberikan feel tersendiri dalam video yang sedang dikerjakan. Saya akan memperoleh hasil suara yang baik yang sesuai dengan visualisasi yang sedang saya kerjakan. Selain itu, kualitas audio laptop ini juga sangat baik saat digunakan untuk memutar musik, menonton film, bahkan bermain game sekalipun.

      Konektivitas Yang Lengkap

Konektivitas memungkinkan dukungan banyak perangkat lain dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya secara maksimal. Variasi dan alternatif koneksi yang banyak menjadi salah satu nilai tambah pada laptop pilihan saya. Apalagi kebutuhan mobile yang mengharuskan saya tentunya sering-sering terhubung dengan internet dan perangkat pendukung lainnya.

ASUS VivoBook S14 S433 telah dilengkapi dengan WiFi 6 yang merupakan teknologi komunikasi wireless terbaru. WiFi 6 menjanjikan kecepatan transfer data yang lebih tinggi dengan latency yang lebih rendah. Kalau lihat spesifikasinya sih pasti kenceng buat menghandel koneksi yang stabil.

Selain itu ada Bluetooth generasi 5. Memakai bluetooth menjadi hal yang menyenangkan selain tak perlu melihat banyak kabel berserakan, saya dapat menempatkan perangkat di tempat yang lebih baik yang tak harus berada di samping perangkat laptop. Perangkat bluetooth ini cocok sekali untuk saya dengan kebutuhan perangkat pendukung yang banyak dan menghindari kesemrawutan antar perangkat.


Port I/O (Input/Output) yang disediakan juga termasuk lengkap yaitu 2x USB 2.0, 1x HDMI, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x port USB 3.2 Gen 1 Type-C, 1x Audio Combo Jack 3,5mm, dan 1x slot mikro microSD.

      Fitur Premium

Fitur premium akan menjadi daya tarik tersendiri untuk saya memilih dan menggunakan sebuah laptop. Tentu saja dengan banyaknya produk laptop saat ini yang berlomba-lomba menawarkan perangkat yang mumpuni dengan teknologi terkini, fitur premium bisa menjadi pembeda untuk menarik user menggunakan perangkat tersebut. ASUS VivoBook S14 S433 memiliki beberap fitur premium yang tak hanya menjadi nilai tambah dari perangkat ini tetapi sangat membantu untuk kinerja user yang lebih maksimal.

Sebagai laptop modern dan merupakan seri VivoBook tertinggi, laptop ini telah dilengkapi fitur terbaik di kelasnya. Seiring perkembangan teknologi, untuk melakukan akses pada laptop tidak melulu dengan mengetikan pasword sebagai fitur keamanannya. Dengan ASUS VivoBook S14 S433 ini saya dapat melakukan akses ke laptop menggunakan fingerprint yang telah terintegrasi dengan Windows Hello di Windows 10. Selain lebih keren, cara ini tentu lebih cepat dan praktis untuk mengakses laptop. Selain itu tak sembarang orang tentunya dapat mengakses laptop ini karena menggunaka sidik jari.


Fitur fast-charging adalah fitur premium berikutnya dari laptop ini. Dengan dukungan baterai yang dapat bertahan sampai 12 jam ditambah fitur fast charging, tentunya membuat laptop ini sangat powerfull. Fitur fast-charging ini dapat membantu saya mengisi ulang baterai rendah hingga 60% hanya dalam 49 menit. Sudah tahan lama, cepat pengisiannya, anti colokan-colokan club.

      Jaminan Merek dan Warranty

Nah hal yang juga tak kalah penting adalah jaminan merek dan garansi. Tidak ada yang menginginkan perangkat yang dimilikinya cepat rusak, termasuk saya. Maka dari itu memilih produk dengan kualitas dan jaminan merek yang baik merupakan sebuah keharusan tanpa melupakan faktor garansi juga. ASUS menjadi salah satu brand yang telah menggarap produk IT seperti motherboard dan laptop selama puluhan tahun. Dengan modal itu ASUS layak dijadikan merek yang dapat dipertimbangkan menjadi salah satu perangkat pilihan.
ASUS memberikan garansi produk selama 2 tahun setiap pembelian laptop resmi baik dalam negeri maupun global untuk seetiap kerusakan yang terjadi bukan karena kelalaian konsumen. Ditambah lagi awal tahun ini ASUS meluncurkan produk service ASUS Perfect Waranty. Tak perlu khawatir lagi perangkat mengalami kendala karena ASUS siap sedia menghandlenya. Layanan ini merupakan layanan premium dimana ASUS akan menanggung 80% biaya jasa perbaikan dan spare part untuk kerusakan-kerusakan yang disebabkan kelalaian pengguna.

Spesifikasi ASUS VivoBook S14 S433

ProcessorIntel® Core™ i5-10210U processor 1.6GHz quad-core with Turbo Boost (up to 4.2GHz) and 6MB cache
Intel® Core™ i7-10510U processor 1.8GHz quad-core with Turbo Boost (up to 4.9GHz) and 8MB cache
Display14” LED-backlit IPS Panel HD (1920 x 1080) 16:9
Frameless NanoEdge display with 85% screen-to-body ratio
178° wide-view technology
GraphicsNVIDIA® GeForce® MX250
Video memory size : 2GB GDDR5 VRAM
Storage512GB PCIe SSD
Intel® Optane™ Memory H10 with Solid State Storage
(32GB Optane™ + 512GB SSD)
Memory8GB 2666MHz DDR4
Input/Output1 x USB 3.2 Gen 1 Type-C™
1 x USB 3.2 Gen 1 Type-A
2 x USB 2.0
1 x HDMI
1 x Audio combo jack
1 x MicroSD card reader
1 x DC-in
ConnectivityWi-Fi - Intel Wi-Fi 6 with Gig+ performance (802.11ax)
Bluetooth® - Bluetooth V5.0
KeyboardFull-size backlit with 1.4mm key travel
TouchpadIntelligent palm-rejection; Precision touchpad (PTP) technology supports up to four-finger smart gestures
AudioASUS SonicMaster stereo audio system with surround-sound, smart amplifier for maximum audio performance
Array microphone with Cortana voice-recognition support
3.5mm headphone jack
Certified by Harman Kardon
CameraHD Camera
Batteray50 Wh 3-cells lithium-polymer battery
65 W power adapter
Fast charging: 60% in 49 minutes
50Wh 3-cells lithium-polymer battery
65W power adapter
Plug Type: ΓΈ4 (mm)
Output: 19V DC, 3.42A, 65W
Input: 100-240V AC, 50/60Hz universal
DimensionHeight : 1.59cm (0.62 inches)
Width : 32.49cm (12.79 inches)
Depth : 21.35cm (8.40 inches)
Weight1.45 kg
ColorIndie Black, Gaia Green, Dreamy Silver, Resolute Red
Operating SystemWindows 10
Included SoftwareASUS Splendid
ASUS Tru2life Video
ASUS AudioWizard
Waranty2 years global waranty

Tidak Menyerah Menjadi Diri Sendiri

Rasanya dengan dukungan perangkat dan teknologi mumpuni yang bisa saya jangkau saat ini, ditambah performa laptop ASUS VivoBook S14 S433 yang sangat powerfull, saya optimis untuk kembali meniti jalan melakukan apa yang saya sukai. Menjadi diri saya sendiri dan melakukan sesuatu yang saya tidak akan menyesal menghabiskan waktu untuk hal tersebut. Optimis selalu dan "Tidak Menyerah Menjadi Diri Sendiri Dengan Asus VivoBook S14 S433".

Share:

6 comments:

  1. Mantap bro. aku tetep suka merah. Hehe

    ReplyDelete
  2. Ingatan-ingatan lalu yang disemai menjadi cita-cita memang menyenangkan untuk ditekuni kembali. Semoga berjodoh dengan passion yang ingin ditekuni.

    ReplyDelete
  3. beruntung sekali bs kenal blog waktu SMK bro, aku kenal pas kuliah hahhaha. smg bs memiliki laptop kece ini ya bro. aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah. Tapi ya gitu masih ngandelin komputer dan internet sekolah atau warnet, makanya sempet mangkrak juga. Aamiin mas bro, semoga ya. Hehe

      Delete