Akhir Pekan Menyenangkan Naik Bus SSCT (Surabaya Sightseeing and City Tour)

Surabaya Sightseeing and City Tour (SSCT) adalah salah satu pilihan kegiatan city tour yang tepat jika anda ingin berwisata dengan nyaman di Kota Surabaya. Selama berwisata bersama SSCT anda akan ditemani guide berpengalaman. City tour yang berlangsung selama kurang lebih 2 hingga 3 jam ini akan memberikan pengalaman baru yang seru dan tak terlupakan. Selamat berwisata di Surabaya.

Paragraf di atas merupakan salah satu kutipan yang saya ambil dari website tourism.surabaya.go.id yang menjadi salah satu referensi penulisan cerita pengalaman ini. Awalnya saya agak bingung dengan nama SSCT. Yang saya tahu SSCT itu adalah kependekan dari Surabaya Shopping & Culinary Track. Konsepnya sama, yaitu city tour dengan rute terjadwal setiap hari keberangkatannya. Kalau tidak salah dulu di setiap Selasa, Sabtu, Minggu. Tahun 2018 saya berkesempatan naik bus ini, start dari Balai Pemuda dengan rute Visit Museum. Barangkali ingin membandingkan dengan sekarang, cerita pengalamannya ada di sini ya.

Surabaya Shopping And Culinary Track (SSCT) Visit Museum.

Tahun ini di 2024, saya berkesempatan lagi naik SSCT yang saat ini merupakan kependekan dari  Surabaya Sightseeing and City Tour. Mungkin ada pergantian nama saja atau branding baru di tampilan busnya. Jadi bagaimana pastinya saya juga masih mencari tahu. Boleh kalau teman-teman ada yang tahu bisa kasih pesan di kolom komentar.

Bus berangkat dari 2 tempat dan dibagi menjadi 2 sesi. Destinasinya juga berbeda setiap harinya. Waktu keberangkatan adalah setiap weekend dan akan ditemani guide yang biasana dari Cak & Ning Surabaya. Untuk tiketnya dapat dipesan online melalui website tiketwisata.surabaya.go.id setiap H-1 keberangkatan mulai pukul 09.00 WIB. Untuk lengkapnya yuk kita bahas satu persatu sambil saya sesuaikan dengan pengalaman saya kemaren saat on the spot di Bus SSCT ini.

Jadwal dan Titik Start

Untuk saat ini Bus SSCT beroperasi setiap weekend di hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Ada perubahan dimana sebelumnya di hari Selasa, Sabtu, Minggu. Sedangkan untuk keberangkatan, kita dapat memilih titik start jika ingin naik bus ini yaitu di Alun-alun Surabaya (Balai Pemuda) atau Tugu Pahlawan. Ada penambahan titik start bus dari sebelumnya hanya di Balai Pemuda (Alun-alun Surabaya). Sedangkan untuk waktu keberangkatannya pun dibagi dalam 2 sesi yaitu pada Sesi I pukul 09.00 - 11.00 WIB dan Sesi II pukul 14.00 - 16.00 WIB dari sebelumnya hanya ada 1 sesi keberangkatan di pukul 09.00 - 14.00 WIB. 

Memang hal ini akan mengurangi jam kunjungan bus yang dampaknya pada berkurangnya destinasi wisata tujuan per trip. Namun saya rasa dengan jadwal yang baru seperti ini malah lebih menyenangkan dan tidak terlalu banyak kunjungan. Selain tidak akan terlau menguras tenaga saat kunjungan, kesempatan untuk teman-teman yang lain naik bus ini akan jadi lebih banyak kan. Jadi semakin banyak orang dapat menikmati fasilitas wisata Kota Surabaya yang keren ini.

Jadwal dan Rute Perjalanan

Bus SSCT ini beroperasi 3 kali dalam 1 minggu dibagi 2 sesi dengan keberangkatan di 2 titik start dengan tujuan yang berbeda juga. Tinggal disesuaikan teman-teman berkeinginan mengunjungi destinasi wisata yang mana saat naik bus ini. Untuk jadwal lengkapnya adalah sebagai berikut :

Start Alun-alun Surabaya

Hari Sesi I Sesi II Rute
Jumat 09.00 - 11.00 14.00 - 16.00 Alun - alun Surabaya - Museum 10 November - Museum De Javasche Bank - Alun-alun Surabaya. (HTM Museum 10 November Rp 8.000 untuk umum dan Rp 3.000 untuk pelajar)
Sabtu 09.00 - 11.00 14.00 - 16.00 Alun - alun Surabaya - Taman Suraaya - THP Kenjeran - Alun-alun Surabaya. (HTM THP Kenjeran Rp 15.000)
Minggu 09.00 - 11.00 14.00 - 16.00 Alun - alun Surabaya - Kebun Raya Mangrove Gununganyar - Alun-alun Surabaya. (HTM Mangrove Gununganyar Rp 15.000)

Start Tugu Pahlawan

Hari Sesi I Sesi II Rute
Jumat 09.00 - 11.00 14.00 - 16.00 Tugu Pahlawan - PTPN XI - Siropen - Titik Nol Surabaya - Tugu Pahlawan
Sabtu 09.00 - 11.00 14.00 - 16.00 Tugu Pahlawan - Pura Agung Jagad Karana - Rumah Lahir Bung Karno - Titik Nol Surabaya - Tugu Pahlawan
Minggu 09.00 - 11.00 14.00 - 16.00 Tugu Pahlawan - Jembatan Petekan - Museum Pusat Angkatan Laut - Titik Nol Surabaya - Tugu Pahlawan. (HTM Museum Pusat AL Rp 15.000)

Catatan : Semua waktu dalam WIB (Waktu Indonesia bagian Barat)

Menurut referensi dan berita yang saya baca, untuk rute dan jadwal bus saat ini menyesuaikan dengan HJKS (Hari Jadi Kota Surabaya). Jadi mungkin akan ada perubahan jadwal ataupun rute bus setelah hajatan Kota Surabaya ini selesai. Tapi tenang, kalau saya tidak salah baca, jadwal dan rute ini akan ada di Bulan April dan Mei. Dan siapa tahu sekaligus harapan saya setelah itu malah akan ada penambahan armada atau destinasi baru yang lebih menarik dan hidden gem yang ada di Surabaya. Minimal tetap dipertahankan dengan komposisi seperti ini beberapa waktu ke depan.

Tiket

Pertanyaan yang paling banyak saya temui adalah, "Beli tiketnya di mana ya?". Dengan senang hati kali ini saya akan berbagi cara dan cerita untuk mendapatkan tiket naik Bus SSCT ini. Flashback dulu di tahun 2018 saat saya pertama kali naik Bus ini, tiket bisa diperoleh dengan cara manual yaitu mengantre di Balai Pemuda (Alun - alun Surabaya) setiap awal bulan di tanggal 1 pukul 07.30 WIB untuk tiket bulan tersebut. Lalu disediakan juga 6 buah tiket on the spot di setiap keberangkatan di bulan tersebut. Makanya agak effort tinggi ya memilih jenis wisata Bus SSCT ini.

Nah tapi untuk saat ini berbeda. Tiket dapat diperoleh secara online melalui website tiketwisata.surabaya.go.id. Fyi juga, halaman website ini juga merupakan situs resmi pembelian tiket untuk hampir seluruh tujuan wisata di Surabaya secara online.

Penggunaannya pun terbilang mudah kok, bisa melalui panduan berikut :

  • Pilih Destinasi Wisata yang ingin dikunjungi.
  • Isikan Hari Kunjungan.
  • Lalu isikan juga Jam Kunjungan.
  • Setelah itu Pesan Tiket.


  • Kemudian Anda akan diarahkan menuju halaman "Form Pengisian Tiket Wisata.
  • Isikan data sesuai yang diminta.


  • Pilih Metode Pembayaran (Qris yang tentunya akan lebih mudah).
  • Teliti syarat dan ketentuan pengunjung lalu centang di bagian persetujuan.


  • Jangan lupa lanjut Klik "Simulasi Harga Tiket.
  • Setelah muncul Klik "Pesan Tiket".


  • Anda akan diarahkan ke halaman pembayaran Qris. 
  • Setelah pembayaran berhasil, akan diarahkan ke halaman tiket Anda.
  • Tiket tinggal Anda bawa ke lokasi destinasi wisata sesuai pilihan Anda, lalu scan saat akan masuk ke destinasi wisata.

Cukup mudah bukan? Kalau terbiasa belanja online melalui website pasti bisa lah. Hehe. Yang jadi tantangan berikutnya adalah tiket war. Ingat jam dan tanggal kapan tiket dibuka ya, khusus untuk Bus SSCT. Karena ternyata peminatnya banyak sekali. Saya standby dari jam 09.00 WIB hari Sabtu dan tidak sampai 30 menit karena saya bingung menentukan rute dan sesinya maka saya kehabisan tiket. Saya tidak putus semangat dan terus mencoba memantau di halaman website sembari mainan laptop di rumah. Beruntung tiket tersedia kembai dan langsung saya pilih dan proses pembayaran. Sepertinya ini tiket cancel atau mereka yang sudah pesan tapi terlambat bayar. Alhamdulillah rezeki saya. Hehe.

Untuk harga tiketnya sendiri adalah di angka Rp 10.000 untuk 1 tiket Bus SSCT. Sedangkan untuk tiket tambahan mnyesuaikan destinasi wisata yang dilalui Bus ini. Cukup bervariasi dan sepertinya juga masih dalam budget yang sesuai.

Jadwal dan rute sudah clear, tiket sudah didapat, langkah selanjutnya adalah datang tepat waktu dan jangan lupa untuk menyiapkan barang bawaan pribadi terutama air mineral agar tidak bingung memenuhi asupan cairan untuk tubuh kita. Penting juga untuk melakukan scan barcode tiket bersama petugas yang ada di lokasi ataupun guide yang biasanya sudah standby sedari pagi dengan setelan batik dan blangkon khasnya.

Perjalanan Saya

Pagi yang cerah untuk perjalanan city tour bersama Bus SSCT. Ditemani Guide bernama Cak Sultan kami memulai dengan sedikit penjelasan di depan pintu masuk Tugu Pahlawan. Dari sini dimulailah city tour kita. Selain jalan-jalan mengunjungi destinasi wisata yang telah ditentukan, kita juga akan menambah wawasan seputar Surabaya dan tentunya seluk beluk destinasi wisata yang akan diunjungi. Apalagi Cak Suroboyo ini sudah pasti khatam tentang seluk beluk Suroboyo.

Tugu Pahlawan

Alamat Jl. Pahlawan, Alun-alun Contong, Kec. Bubutan, Surabaya, Jawa Timur 60174
Jam Operasional Selasa - Minggu 08.00 - 15.00 WIB
HTM Free, bayar parkir saja

Seperti yang sudah teman-teman tahu, Tugu Pahlawan merupakan monumen bersejarah perjuangan Arek-arek Suroboyo. Lapangan luas dengan tugu menyerupai patung terbalik bertinggi 41,15 meter ini merupakan salah satu ikon Kota Surabaya. Diceritakan juga oleh Cak Sultan bahwa tepat di bawah kami berdiri ini adalah sebuah penjara bawah tanah yang dibuktikan dengan penemuan tulang belulang manusia pasca masa perebutan dan mempertahankan kemerdekaan. Khususnya pada pertempuran 10 November 1945.

Jembatan Petekan

Alamat Jl. Kalimas Baru Ps No.71, RT.008/RW.01, Perak Utara, Kec. Pabean Cantikan, Surabaya, Jawa Timur 60165
Jam Operasional Buka 24 jam
HTM Free


Diceritakan oleh Cak Sultan bahwa jembatan ini adalah pembatas antara Surabaya atas (daerah pemerintahan) dan Surabaya bagian bawah (daerah pemukiman). Merupakan jembatan tertua dan satu-satunya sebelum Jembatan Merah dan jembatan penghubung lainnya. Selain itu, jembatan ini merupakan jembatan yang cukup canggih pada zamannya karena bisa di buka tutup secara mekanis. Dan begitu pula namanya diambil dari bahasa jawa petek (tekan) yaitu untuk mengaktifkan jembatan ini dengan ditekan.

Museum Pusat Angkatan Laut

Alamat alan Raya Hang Tuah Nomor 1, Ujung Perak, Surabaya
Jam Operasional Selasa - Minggu 10.00 - 17.00 WIB
HTM Tiket Reguler Rp 15.000, Full Access Rp 50.000

Museum Pusat Angkatan Laut ini setahu saya dulu berada di ujung Surabaya. Aksesnya pun terbatas pada saat tertentu dengan perijinan yang cukup ketat. Saat kunjungan saya kesana adalah saat Naval Base Day tahun 2018 akhir. Namun saya kaget sesaat setelah dari Jembatan Petekan, kami sudah sampai di Museum Pusat Angkatan Laut. "Lha ini baru to, batinku.". Ternyata memang benar. Rombongan kami adalah rombongan pertama Bus SSCT yang menuju ke Museum Pusat Angkatan Laut yang baru ini. Dari beberapa berita yang saya baca, memang museum di baru diresmikan awal tahun ini dan seluruh titik lokasi museum benar-benar ready untuk pengunjung di beberapa bulan belum lama ini.

First impression saya tentunya sangat terkesan dengan museum ini. Tidak hanya besar, tetapi juga lengkap. Menyajikan banyak sekali pengetahuan, informasi, properti tentang Indonesia sebagai Negara Maritim. Tentu saja disertai kelengkapan pertahanannya dan sejarah dari negara ini dari sisi kemaritiman. Pokoknya recommended banget untuk ke sini. Selain tempanya besar, aksesnya mudah dan nyaman untuk dikunjungi. 

Titik Nol Surabaya

Alamat Jl. Pahlawan No.110, Alun-alun Contong, Kec. Bubutan, Surabaya, Jawa Timur 60174
Jam Operasional Buka 24 jam
HTM Free

Titik Nol Kilometer Surabaya ini letaknya di depan Kantor Gubernur Jawa Timur dan berseberangan dengan Kompleks Tugu Pahlawan. Di sini terdapat ikon Jawa Timur yaitu Tugu Parasamya Punakarya Nugraha yang berisi patung kesenian yang ada di Jawa Timur sebagai bentuk apresiasi penghargaan yang telah diterima oleh Provinsi jawa Timur atas keberhasilan pembangunan daerah. Seniman pembuatnya pun tidak sembarangan, yaitu I Nyoman Nuarta yaitu pembuat patung terkenal Garuda Wisnu Kencana (GWK). 

Pemberhentian terakhir adalah kembali ke Tugu Pahlawan. Samapi di lokasi pukul 11.30 WIB. Alhamdulillah sampai dengan selamat dan agak diluar jadwal sekitar 30 menit. Hal ini dikarenakan agak menyesuaikan dengan kondisi saat di Museum Pusat Angkatan Laut. Maklum, kan baru pertama kali bus SSCT ini mengunjungi destinasi wisata yang satu ini. 

Finish

Nah itu tadi cerita pengalaman saya di akhir pekan naik Bus SSCT (Surabaya Sightseeing and City Tour). Mulai dari mencari tiket hingga salah satu destinasi yang saya kunjungi. Sangat berkesan dan menyenangkan. Menambah wawasan dan pengalaman dengan mengunjungi tempat serta bertemu orang-orang baru. Tour guidenya selain ramah pol juga tinggi wawasan seputar Suroboyo (jelas saja mereka kan Cak&Ning Suroboyo, hehe). Bus nya juga nyaman dan adem. Brandingnya juga keren dan tentunya eksklusif karena hanya terdapat beberapa armada saja. Hehe.

Semoga secuil pengalaman ini dapat bermanfaat dan menambah informasi buat teman-teman yang juga ingin merasakan naik bus yang satu ini. Mohon maaf jika ada informasi yang kurang sesuai. Saya sangat terbuka pada kritik dan saran yang bisa langsung ditulis di kolom komentar atau menghubungi saya melalui kanal pribadi. Selamat menikmati akhir pekan untuk teman-teman semua. 

Bahagia dan Sehat Selalu. Salam Lestari.

0 Comments