Festival Rujak Uleg 2019 Dalam Rangkaian HUT 726 Kota Surabaya


Perasaan ini acara mulainya jam 07:30 tapi kok panasnya kayak jam 12 ya? Mana keringet dimana mana, jalan juga penuh berjubel, belum lagi suara sound yang menggema di telinga. Apa - apaan ini minggu pagi gak tidur aja di rumah? Nonton kartun sampai tengah hari? Hehe, Ya itu mah dulu saat negara api masih menyerang dan avatar masih Aang. :)



Oke oke balik lagi ke acara Minggu pagi, 17 Maret 2019 kemarin. Festival Rujak Uleg 2019 yang diselenggarakan oleh Pemkot Surabaya dalam rangkaian hari jadi kota Surabaya ke-726. Bakalan ada lagi di 24 Maret besok Surabaya Vaganza Parade Bunga & Budaya dan masih banyak lagi acara lainnya. Surabaya ancen keren pun.


Rujak uleg itu makanan mirip gado gado kali ya dengan bumbu saus petis, kacang, cabe, bawang putih, dan teman temannya. Lalu dijadikan satu dengan timun, lontong, tahu, dan tempe. Ini kayaknya makanan khas Jawa Timur deh khususnya Surabaya. Kalu gak salah sih ya. 


Nah, di Surabaya tiap tahunnya ada acara bertempat di Jalan Kembang Jepun, sebelah timur Jembatan Merah. Sepanjang jalan tersebut seluruh peserta yang jumlahnya sampai ribuan membuat rujak uleg dan berlomba menyajikannya. Bukan cuma ramai-ramai bikin rujak, tetapi tiap peserta juga menampilkan konstum dan yel-yel yang unik. Tentu saja yang terbaik bakalan dapet hadiah.


Acaranya ramai banget. Jadi gak hanya peserta, seluruh warga masyarakat juga bisa menonton langsung kok, cuma selama beberapa waktu emang lokasi steril untuk peserta dan media saja saat proses nguleg rujaknya. Setelah itu barulah rame - rame warga Surabaya bisa ikut mencicipi rujaknya. Kalau masih kebagian ya. Hehe.


Nah kemaren itu juga terpecahkan 2 rekor Muri sekaligus lho yaitu kegiatan Pembuatan Rujak Uleg dengan Cobek Terbesar dan Peserta Rujak Uleg Terbanyak. Cobek yang dipakai kemarin memiliki diameter 250 cm, berat 1,5 ton, tinggi cobek 30 cm, tinggi dudukan cobek 140 cm. Sedangkan jumlah peserta acara Rjak Uleg kemarin sebanyak 1.692 dari berbagai macam unsur masyarakat Surabaya seperti perwakilan tiap kecamatan, instansi, komunias, bahkan ada dari perwakilan bule juga lho. Rame deh pokoknya sampe penuh sepanjang jalan Kembang Jepun kemarin.


Pusat acara berada di tengah jalan Kembang Jepun dengan panggung memutar yang juga digunakan juga sebagai lokasi fasion show kostum peserta. Acara inti diawali dengan sambutan Ibu Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang kemudian dilanjutkan nguleg bareng di cobek raksasa bersama Bu Risma dan beberapa perwakilan yang kira- kira ada sekitar 20 - 25 orang kayaknya sesuai kapasitas cobek raksasa. Soalnya saya pas tidak menghitungnya kemarin. Hehe. Kemudian lanjut pengumuman 60 peserta terbaik yang nantinya akan dikerucutkan lalu beberapa terbaik mendapat hadiah sesuai nominasi yang sudah ditentukan. 


Acara tak sampai siang sudah selesai. Begitu ramai, meriah, dan keren. Kayak acara grebeg gitu lah mungkin ramainya. Makanya saya bilang panas, berjubel, dan suara mengema di telinga. Tapi overall asik banget acaranya. Pengalaman pertama tahun ini secara langsung berada di antara acara Festival Rujak Uleg 2019. Tahun lalu acara ini batal diselenggarakan karena Surabaya sedang berduka.


Yes, sampai ketemu di Festival Rujak Uleg tahun depan. Semoga lebih meriah dan lebih mbois lagi. Nah ini sekilas acara Rujak Uleg 2019 yang dapat saya rangkai dalam 1 menit. Please Enjoy.


Jangan lupa masih banyak lagi acara keren di Surabaya lho, apalagi tiap tahunnya mesti rutin diadain acara-acara keren kayak gini guna menyambut dan memeriahkan hari jadi kota Surabaya yang jatuh di tanggal 31 Mei. Yah walaupun tiap tahun acara kondisional sih, tapi Surabaya tetep 2 jempol. I love you. :D

Foto By Official Akun Instgram @lovesuroboyo
Untuk informasi lengkap seputar Surabaya bisa mampir di akun instagramnya @lovesuroboyo. Eh ada youtubenya juga lho di Love Suroboyo Official , yaitu video seputar kegiatan komunitas ataupun kegiatan yang ada di Surabaya. Monggo, silahkan.

Share:

4 comments:

  1. Mas iku cobeknya gede banget. Cobek raksasa. Mau tanya nih, cobek raksasanya sebelum dipakai SEMPET dicuci bersih gak sebelum dibuat ngulek. Trus piye nyucine? Hmmm *pertanyaan apaan ini :D
    Btw panas banget yak, gak bayangin bejubelnya kayak apa Festival Rujak Ulek kemaren. Tapi enak makan rujak, apalagi kalo pedes. Duh ngiler nih. Aku mau kesana sama Lui, tapi mlipir ke museum Tupal, ngadem. Hehe. Puyeng kalo berdua doang.

    Keren banget Surabaya, acaranya seru semua. Tiap minggu pasti ada yang baru :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah keburu gak, tak tanyain ke panitia dulu gimana? Hehe. Logikanya ya bisa dicuci kok, tinggal disemprot air trus dikeringin to. Hahaha..

      Wah lemah iki kok wedi panas. Suroboyo mashok ancene acarane banyak dan ramah buat masyarakatnya juga.

      Delete
  2. gila itu cobeknya gede amat haha
    acaranya sepertinya sukses ya ini,, banyak yg hadir warga surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setiap acara di Surabaya antusiasme warganya mesti besar mas, mungkin karena acaranya selain menarik juga ramah untuk masyarakatnya. Hehe..

      Delete